Hampir setiap orang pernah mencicipi rasa kecewa, baik dalam hal asmara, karier, maupun urusan keluarga. Bagi sebagian orang, luka ini bisa terasa sangat dalam hingga meninggalkan "parut emosional" yang memadamkan semangat hidup.
Psikolog Maxwell Maltz menjelaskan bahwa luka batin ini bisa menjadi lingkaran setan emosi negatif jika tidak segera ditangani. Namun, ia menegaskan: "Dengan tekad yang kuat, segala jenis luka emosional bisa disembuhkan."
Seringkali kita merasa hancur saat usaha keras kita berakhir dengan kegagalan. Namun, Maltz mengingatkan agar kita tidak membiarkan kekesalan menguasai pikiran secara permanen. Hidup masih menawarkan banyak keindahan bagi mereka yang mau menjaga gairah hidupnya.
Bayangkan hidup seperti pertandingan bola. Terjatuh atau dijegal lawan adalah hal biasa. Jangan biarkan luka kecil (lecet) akibat jatuh tersebut membekas selamanya. Pemain yang hebat adalah mereka yang segera bangkit setelah dijatuhkan dan kembali mengejar bola dengan tangkas. Mari kita jadikan kegagalan masa lalu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan di masa depan.

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar